Advertisement
Halaman Utama arrow Publikasi arrow Berita Ekonomi Syariah arrow Ekonomi Syariah Masih Miliki Kelemahan Internal
Ekonomi Syariah Masih Miliki Kelemahan Internal PDF Print E-mail
Thursday, 18 June 2009

ImageJAKARTA – Ekonomi syariah di Indonesia tumbuh cukup pesat, namun masih ada beberapa kelemahan internal. Dengan mengatasi kelemahan internal ekonomi syariah diharapkan dapat lebih berkembang. Peneliti Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah UI, Moh Soleh Nurzaman mengatakan terdapat dua kelemahan internal yang saat ini masih mengganjal ekonomi syariah.

 Pertama adalah pola-pola hubungan berbasis Islam saat ini baru sebatas akad dan ikrar, belum menyentuh substansinya. “Saat ini diskusi baru sebatas ekonomi syariah yang nonribawi, belum seperti ekonomi syariah sebagai jalan untuk mengentaskan kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan,” kata Soleh usai diskusi publik Meneropong Prospek Ekonomi Syariah Pascapilpres di Gedung IASTH UI, Kamis (18/6).
 
Padahal, lanjutnya, dengan membahas ekonomi syariah secara substansial akan mendorong adanya kebijakan makro pemerintah yang mengarah pada perkembangan ekonomi syariah. Misalnya saja pembiayaan proyek infrastruktur yang 50 persennya diserahkan pada bank syariah atau penyerahan dana haji secara eksklusif di bank syariah. “Jadi dengan kebijakan tersebut akan melihat ekonomi syariah sebagai sistem,” kata Soleh.

Kelemahan internal lainnya adalah pendekatan terhadap ekonomi Islam dilakukan oleh dua kutub keilmuan yaitu ilmu ekonomi dan hukum Islam yang belum terintegrasi. Soleh mencontohkan perguruan tinggi agama yang melakukan pendekatan lebih kepada dari sisi hukum Islam, sementara perguruan tinggi lainnya dengan pendekatan ilmu ekonomi.

Saat ini, lanjutnya, Ikatan Ahli Ekonomi Islam telah menyusun kurikulum yang terintegrasi namun belum ada standarisasi kurikulum dari Departemen Pendidikan Nasional. “Kurikulum saat ini masih beragam perlu waktu untuk standarisasi dan mensinergikannya,” kata Soleh. - gie/ahi

Sumber : http://www.republika.co.id

Comments (3) >>
...
written by irpan ripai nasution, September 02, 2009

assalamu alaikum sahabat akhiratku, senang rasanya di bulan suci ini bergabung dan mendapatkan kabar akan niat suci kawan2 membangun negri ini, jujur saya kurang mengerti dengan ekonomi sariah, yang saya ketahui hanya sebatas faham akanekonomi yang berbasis syariah yang adil, dan semoga saya dapat banyak belajar dari para sahabat, bukankah kemiskinan mendekatkan kita kepada kafiran?
dan bukankah tangan di ats lebih baik dari tangan d atas?
dan bukan kah kita dis suruh untuk dapat menyeimbangakan kebutuhan akhiran dan duniawi, seperti ingatan saya pada sutau hadits, yang berbunyi, bekerjalah kamu untuk akhiratmu seolah kamu kan mayi esok, dan bekerjalah/beramal untuk duniamu seolah kamu akan hidup selamanya?
mungkin jika ada redaksi yang slah besar harapan saya di ingtakan, dan saya mengapresiasi niatan kawan2.semoga amal ibadah kawan2 di bals oleh allah subhanahu wataala
amin

...
written by juli abdullah, September 12, 2009

ASSaLAMUALAIKUM WR.WB. Dalam beberapa konteks, ekonomi syariah memiliki kesamaan dengan ekonomi konvensional, namun memiliki perbedaan yang jelas dalam beberapa hal tertentu. Asumsi ini hendaknya lebih dipahami dalam dataran praksis. Hal ini sesuai dengan pendapat Muh. Soleh Nurzaman yang mendorong realisasi yang lebih riil. Selain itu, penjelasannya harus bertahap. Sebagai contoh, dalam kaidah marketing, konsep produk harus mampu memahami kebutuhan nasabah. Ini masih teroritis, sebab dalam realisasinya dilapangan, masyarakat masih membutuhkan edukasi terlebih dahulu untuk bisa memahami maksud dari penciptaan produk tersebut. Lha wong, gimana mau tahu kebutuhan mereka, memahami maksud produk saja tidak!

...
written by Iwan, October 12, 2009

Ass.wr.wb. Alhamdulillah, geliat ekonomi Islam di Indonesia sudah terasa seiring dengan hadirnya beberapa corporate dengan menunjukkan jati dirinya di bidang usaha yang berbasis syariah Islam (Mis : Islamic banking). Namun satu hal yang penting adalah membangun mindset bagi pelaku bisnis dan masyarakat mengenai ekonomi Islam. Aktivitas ekonomi tidak lepas dari worldview yang diwujudkan melalui value dan perilaku. Selama ini, ekonomi Barat masih diombang-ambing oleh dua hal itu. Sedangkan Allah sudah menyediakan resep melalui ajaran Islam untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan umat manusia. Semoga Allah memberikan ilmu dan sekaligus memberikan kekuatan bagi kita untuk mengamalkan ilmu yang telah diberikan. Wass.wr.wb

Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
busy
 
< Prev   Next >

JOIN US

 CIRTIE Bookshop menyediakan layanan jual referensi ekonomi syariah berupa buku lokal dan import, jurnal, dan kumpulan-kumpulan artikel dalam bentuk CD. (selengkapnya)

 Hadirnya English Training & Counseling – Program Pelatihan Singkat, Tepat, Padat dan Asyik ini merupakan suatu cara yang sangat mengena di hati Anda semua. (selengkapnya)