Advertisement
Halaman Utama arrow Publikasi arrow Artikel Ekonomi Syariah arrow Bersikap Jujur Kasus Century
Bersikap Jujur Kasus Century PDF Print E-mail
Thursday, 24 December 2009

ImageOleh: Dr. Euis Amalia (Tulisan ini Dimuat di Koran Jakarta, 23/12)

DPR, sebagai salah satu simbol negara, kini tengah melaksanakan hajatan besar bertema: menelusuri kasus dugaan “skandal” Bank Century. Kewenangan panitia angket ini sangat leluasa dimana dapat memanggil pejabat-pejabat penting negara, termasuk presiden dan wakil presiden jika dianggap perlu.

Beberapa hari sebelumnya, pejabat-pejabat penting sudah dipanggil menghadap DPR. Burhanuddinm Abdullah (mantan Gubernur Bank Indonesia), Anwar Nasution (mantan deputi senior BI, Ketua BPK), Miranda Swarai Goeltom (mantan Deputi Senior BI). Dan hari ini (22/12) dijadwalkan Wapres Boediono akan memenuhi undangan DPR untuk diminta keterangannya terkait skandal Century. Kehadiran Boediono tentu sangat menarik karena, pertama, sebagai mantan gubernur BI ia dianggap orang yang paling bertanggung jawab dalam penggelontoran dana bailout Century senilai Rp. 6,7 Trilyun (lebih ekstrem bahwa  beberapa kalangan menilai jika pansus terbukti maka impeachment terhadap wapres sangat mungkin terjadi). Kedua, sebagaimana diketahui Boediono dan Sri Mulyani (menteri keuangan/ketua KSSK) dihimbau oleh DPR selama menjalani pemeriksaan oleh pansus angket untuk menonaktifkan dirinya. Namun, pada kenyataannya sampai hari pemanggilan dirinya Boediono datang dengan masih berstatus sebagai wakil presiden.

Urgensi Penonaktifan

Penulis sepakat dengan pakar hukum tata negara, Irman Putera Siddin yang menyatakan bahwa tak ada dasarnya wakil presiden mengundurkan diri sementara. UUD 1945 yang telah diamandemen dalam pasal 7A dan 7B menyebutkan bahwa pemberhentian presiden dan atau wakil presiden harus melibatkan beberapa lembaga tinggi negara, tidak hanya DPR,  namun juga oleh MPR dan juga Mahkamah Konstitusi (MK). Dan himbauan itu (untuk mengundurkan diri sementara) tidak mempunyai legitimasi yang kuat dan apalagi “ikatan politik” yang mengikat. Lebih jelasnya, himbauan itu tak lebih dari option yang bisa “ya” atau “tidak”.

Oleh karenanya, jikapun hingga saat ini baik itu Boediono maupun Sri Mulyani masih belum juga menonaktifkan dirinya, DPR sebaiknya tidak lantas menganggap hal itu merupakan sebuah pembangkangan politik. Asumsi sebagiaan kalangan bahwa jika himbauan ini tak dilaksanakan akan menurunkan citra DPR sebagai refresentasi keinginan rakyat jangan terlalu dirisihkan. Toh, rakyat tahu bahwa DPR hanya mengeluarkan himbauan yang tidak –sekali lagi penulis katakan- memiliki dasar legal-formal, bukan seperti UU yang mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Dalam konteks ini, penulis melihat jika yang bersangkutan sudah menyatakan tidak ada masalah antara tugas dengan pemanggilan panitia pansus (berkenaan dengan ewuh pakewuh dan atau kekhawatiran ketidakfokusan), maka itu sudah cukup sebenarnya. Kalaupun dalam perjalanannya panitia melihat adanya indikasi tumpang tindih antara ihwal penyelidikan dengan tugas kenegaraan, baru himbauan atau kalau perlu permintaan resmi panitia pansus secara tertulis untuk penonaktifan dikeluarkan. Kalau himbauan dikeluarkan pra pemeriksaan keduanya bukan hanya dianggap kurang substansial, tapi memunculkan pertanyaan; jangan-jangan Boediono dan Sri Mulyani akan diperiksa lebih lama dibandingkan dengan pejabat lainnya karena memang bidikan sebagian orang dalam pansus adalah impeachment (pemakzulan) terhadap keduanya? Namun, penulis sangat berharap keputusan akhirnya bukan itu.

Bailout atau tidak?

Dasar kisruh Century memang ada pada keputusan bailout atau tidak. Pihak yang pro bailout (dalam hal ini pemerintah, BI, LPS, KSSK) menyatakan bahwa 6,7 trilyun terpaksa dikeluarkan supaya tak terjadi risiko sistemik. Meskipun Century terkategori sebagai bank kecil dan tidak akan menimbulkan dampak sistemik (kalau dilikuidasi), namun kejadiannya akan kontradiktif jika sedang terjadi krisis. November 2008 keadaan ekonomi internasional sedang goncang, jika Century kala itu langsung dinyatakan ditutup maka rush besar-besaran akan terjadi. Bukan hal mustahil jika nasabah-nasabah besar dibank-bank yang terkategori dalam important sistemic bank juga akan menarik dana mereka secara besar-besaran, dan keadaan akan semakin parah jika dana itu dilarikan ke luar negeri.

Memang tak ada yang tahu apa yang terjadi jika Century Bank waktu itu tidak diselamatkan. Apakah sistemik itu akan benar-benar terjadi atau tidak. Namun, sistemik atau tidaknya Century sebagai implikasi dari bailout atau tidaknya tetap akan menimbulkan konsekuensi ekonomi dan politik bagi pemerintah secara khusus. Bisa jadi panitia angket akan tetap dibentuk sekalipun Century tidak di bailout diakibatkan dampak lain, ketidakpercayaan masyarakat terhadap perbankan nasional sehingga memunculkan risiko sistemik, misalnya. Intinya, apapun langkah yang diambil ketika itu tetap akan menimbulkan ekses masing-masing.

Sementara kelompok yang kontra bailout menyanggah bahwa bailout Century menyelamatkan dari risiko sistemik dunia perbankan. Kwik Kian Gie (mentan Menteri Perekonomian/Kepala Bappenas) mengatakan bahwa bank sekecil Century yang “hanya” memiliki aset 14 Trilyun (0,5%-nya dari aset perbankan nasional) tidak akan berdampak terlalu jauh sekalipun ditutup. Lebih jauh, Century yang merupakan hasil merger tiga bank bermasalah (Picco, Danpac dan CIC) sedari awal sudah bermasalah makanya tidak layak untuk diselamatkan.

Memang dalam hal ini, pembentukan Century jika ditinjau historisnya banyak sekali terdapat kejanggalan-kejanggalan. Dimulai dari track record pemilik dan pengelola tiga bank yang dimerger tadi sampai ke pemilik dan pengelola bank Century yang tidak lolos fit and propert test, kemudian perlakukan khusus BI ihwal CAR (Capital Adequate Ratio) yang seharusnya 8% menjadi yang penting positif (Century ketika itu CAR-nya 2,3%), hingga ada kepentingan apa Robert Tantular dan jajarannya berada di Depkeu hingga menjelang pagi pada saat rapat internal KSSK terjadi.

Dan inilah kiranya hal-hal urgen yang harus segera terungkap dan dibuka oleh pansus supaya segalanya bisa secepatnya terang benderang.

Kemungkinan Impeachment?

Tulisan ini tidak ada kepentingan apa-apa. Hanya mengungkap analisis beradasarkan fakta-fakta yang terjadi. Namun demikian, layaknya DPR yang mengeluarkan himbauan non-aktif, penulis juga menghimbau agar panitia pansus bekerja proporsional dan profesional. Lebih jauh jangan ditunggangi oleh kepentingan yang tidak substansial bahkan ada tujuan tak baik yang dibungkus oleh embel-embel pansus angket Century.

Tak pelak, desas-desus impeachment (pemakzulan) terhadap Wapres dan Menkeu menjadi kian santer terdengar. Asumsinya, jika pansus DPR mampu membuktikan bahwa “skandal” Century benar-benar ada, impeachment terhadap kedua pejabat ada kemungkinan –dengan tidak menyatakan sangat mungkin- bisa terjadi. Meskipun UU tidak mengaturnya, namun desak-desakan untuk mundur bagi keduanya jelas sekali akan menguat karena dianggap sebagai pihak yang paling bertanggung jawab.

Makanya, final return pansus ini menjadi sangat penting karena publik akan teropinikan karenanya. Jika iya terbukti, maka dipastikan pemerintahan SBY-Boediono akan “tercemar” dan mendorong aksi-aksi massa yang lebih dahsyat dan luas (public movement inilah bisa menjadi landasan impeachment itu). Namun jika hakikatnya tidak terbukti, pansus, jangan demi menyelamatakan “muka” DPR sebagai refresentasi keterwakilan rakyat lantas mengorbankan pihak-pihak yang tidak memiliki basis dukungan politik yang kuat. Wallahu’alam.

Comments (63) >>
...
written by yusuf saputra, December 25, 2009

seharusnya Boediono dan Sri Mulyani di non aktifkan dulu tuh...biar cepet kelar...toh dipanggil cuma minta keterangan doangkan...truz Boediono dan Sri Mulyani ketika di beri keterangan jawablah dengan jujur...apa gak takut ma ALLAH kalau berkata bohong...

...
written by irliatna ps3a non-reg, December 29, 2009

Dalam mengambil kebijakan apa yang harus di berikan kepada Bank Century pada saat itu bagaikan memakan buah simalakama.
JIka tidak d berikan bailout dan Bank Century d tutup maka "bukan hal mustahil jika nasabah-nasabah besar dibank-bank yang terkategori dalam important sistemic bank juga akan menarik dana mereka secara besar-besaran, dan keadaan akan semakin parah jika dana itu dilarikan ke luar negeri." Karena adanya rasa ketidak percayaan nasabah terhadap Bank d negeri sendiri, tidak ada kasus ini saja banyak "konglomerat" yang lebih senang menyimpan uangnya d Luar Negri. sehinnga timbul pertanyaan dari saya,, Lalu bgaimana dengan siklus perputaran uang dalam negri jika banyak uang yang d larikan keluar negri??? bagaimana dengan kelanjutan kegiatan ekonomomi indonesia??
Namun jika d berikan bailout.. dampaknya seperti yang terjadi sekarang ini,, adanya kabar2 bahwa ada pihak tertentu yg memanfaatkan Dana Bank Century. sehingga timbul pertanyaan dari saya, kemana sebenarnya uang tersebut??
kemana pimpina-pimpinan dan pengelola Bank Century?? siapa yang harus bertanggung jawab atas ini semua??
dan apakah kabar Bahwa ada elite politik yang memanfaatkan dana Bank Century untuk kepentingan kampanye politiknya itu benar atau hanya kabar Fitnah untuk menjatuhkan pemerintahan??

...
written by Fauzan Pratama, January 02, 2010

Inti dari penyelesaian kasus ini adalah kejujuran.. Seberapa pun banyaknya orang yang dipanggil (termasuk Boediono dan Sri Mulyani) untuk memberi keterangan. Kalau pengakuannya tidak jujur sama saja dengan tidak akan pernah selesai kasus ini. Sekalipun kasus ini ditutup (untuk kepentingan publik ataupun hanya oknum tertentu).

...
written by ani fitriyani PS 3A NR, January 05, 2010

asslmkm.........
sudah banyak masalah besar dinegeri indonesia kita ini....termansuk masalah korupsi, klu saya amati,kesalahan besar yang ada dinegeri ini seakan2 tidak begitu ada tndkan yang bgtuw besar bahkan ditutup2pi namun klu kesalahan itu kecil malah dipermasalahkan,dmnkh keberadaan keadilan diindonesia ini ....century ini adalah bagaikan taruhan bangsa klu pemerintah tidak bisa menyelesaikan masalah ini,indonesia seakan tidak ada kepercayaan lagi dari negara lain..... smilies/smiley.gif
wasslmkm....trmksh n mf hanya bs bercoment seperti ini,semoga ibu bs memahaminya.

...
written by Pramana Wijaya PS3B, January 05, 2010

Jujur saja, saya adalah salah satu orang yang kontra dengan bailout bank century. Karena menurut saya kebijakan yang diambil pada saat itu yang alasannya adalah untuk menghindari dampak sistemik yang terjadi, sangat tidak masuk akal. Jika dilihat dari catatan sejarahnya, bank century sejak awal berdirinya sudah bermasalah. Dan pihak BI sendiri membiarkan bank bermasalah tetap beroperasi. Berarti sudah terjadi kesalahan pada sistem pengawasan BI. terlebih lagi terdengar desas-desus bahwa bailout bank century adalah untuk menyelamatkan segelintir orang yang mempunyai koneksi dengan orang-orang di pemerintah. Seharusnya bukan hanya bank century saja yang dipermasalahkan, tetapi BI juga harus dipermasalahkan. Karena dengan kewenangan yang di miliki oleh petinggi-petinggi BI, bisa dengan mudah mengucurkan dana bantuan karena "Tidak enak, dia teman saya". Seharusnya petinggi-petinggi BI bisa bersikap netral dan memihak rakyat.

...
written by Syarif Hidayatulloh/ps3B/muamlah., January 05, 2010

Aslkm....indonesia seakan tidak lepas dari masalah,baru saja bangsa ini selesai dari satu masalah yang terkenal dengan istilah cicakVSbuaya nya,kemudian muncul masalah baru yaitu skandal bank century,"memang" jika diperhatikan khususnya kedua masalah ini terkesan berindikasi impeachment terhadap orang2 tertentu,yang mungkin lahir satu istilah"gemar membesarkan masalah demi kepentingan politik".oleh karna itu BISA SAJA ,skandal century ini dijadikan ajang atau momentum kesempatan oleh orang2 yang ber posisi sebagai oposisi ataupun kelompok tertentu(tidak suka) terhadap pemerintah, yang mereka tidak mengimplementasikan sikap oposisinya secara positif.yang pada akhirnya,sebenarnya satu masalah itu bisa diselesaikan dengan mudah,akibat impeacment terhadap orang2 tertentu,seakan masalah ini menjadi sulit.oleh karna itu kami sebagai masyarakat berharap,seyogyanya para orang2 di sektor eksekutif khususnya fraksi partai yang menjadi komponen dalam pansus anket century,menanggalkan kepentingan politiknya,untuk secara seksama menelusuri kejanggalan-kejanggalan, seperti yang dikatakan mantan mentri perekonomian bahwa bank sekecil century dengan potensinya, bisa berdampak sistemik,kemudian juga kejanggalan-kejanggalan yang ditinjau dari historisnya, sebagaimana di utarakan oleh penulis di atas,dan pada kenyataanya pun benar, bahwa problem century ini dapat terselesaikan melalui adanya kejujuran,(plus)jika saya boleh menambahkan, bahwa benar adanya persoalan ini dapat diselesaikan dengan kejujuran yang sesuai dengan fakta2 yang telah d amati, sekaligus apresiatif(berusaha tuk pstf thinking;percya+tanpa niat pemakzulan) oleh para eksekutif terkait dan masyarakat terhadap kejujuran yang ada.permasalahannya...jika kejujuran sebagai solusi terbaik,apakah kita masih memiliki mental2 pejabat yang jujur???

...
written by Khoirunnisa Maulani PS3B, January 05, 2010

jelas tidak akan ada asap bila tidak ada api. kalau toh benar dana talangan(bailout) atas Bank Century ini adalah keputusan yang benar, mestinya tidak perlu terjadi kebohongan seperti sekarang ini. seperti yang sudah dikatakan tadi di DPR sudah dibentuk Pansus, muncul pula banyak demo dari mana-mana, sebelumnya JK saat masih menjabat menjadi wapres menagatakan bahwa kasus ini merupakan perampokan uang negara. semua ini jelas menunjukkan pasti ada yang tidak beres dari pemerintahan kita. untuk itu haruslah ada ketegasan, kejujuran, dan keadilan dalam mengungkap tustas kontra bailout Centuri ini. khususnya petinggi BI yang mempunyai wewenang pengucuran dana itu. tidak akan selesai permasalahan bila salah satu pihak masih menutupi kebenaran.

...
written by Ayi Achmad Ghozali(PS_3B), January 06, 2010

Ass...
mengenai kebijakan yg di ambil pemerintah untuk bank century jelas sangat diluar dugaan..
karena kebijakan tersebut diambil dengan alasan untuk menghindari dampak sistemik,padahal dari awal berdirinyapun bank century sudah termasuk bank bermasalah..
sekarang yang harus dilakukan pemerintah adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat,agar tidak terjadi perpecahan kepercayaan terhadap pemerintah di bumi pertiwi yang kita cintai..
amiin...

...
written by Anita Dewi ps3b, January 06, 2010

Ass....
Berbicara masalah yang ada di negeri ini memang tidak ada habisnya.timbul lagi maslah baru yang sangat mengejutkan buat saya, karena pejabat-pejabat tinggi negara terlibat didalamnya. mengenai kebijakan yang di ambil pemarintah untuk bailout bank century itu cukup mengecewakan, sebab benar yang dikatakan oleh Kwik Kian Gie bahwa bank century adalah bank yang kecil, sehingga tidak berdampak terlalu jauh jika di tutup. lagi pula pada proses pembentukan bank century itu sudah bermasalah, tetapi yang sangat saya sayangkan mengapa pihak BI mengizinkan bank yang bermaslah ini beroperasi. inti penyelesaian kasus ini yaitu kejujuran, keadilaan dan ketegasa dari semua pihak yang terlimbat.Bebaskan negeri ini dari para pemakan uang rakyat dengan menuntaskan skandal bank century!!

...
written by qotrunnada ps3B, January 06, 2010

ass...
menurut saya sii
memang dari permasalahan bank century ini ga akan selesai sampai kapan pun kalau teryata masih banyak kebohongan dalam masalah ini,,saya pun masih bertanya-tanya, kemana uang sebanyak itu? dan gak mungkin bisa uang itu hilang sendirinya tanpa ada orang orang di dalam masalah ini.. dan orang orang tersebut sampai sekarang belum jelas siapa yang benar benar bersalah dalam masalah bank century,,karna tidak ada kejujuran dalam masalah ini.saya rasa hukum dinegara ini belum tegas dalam menangani masalah masalah ini, seprti kutipan ini " Century kala itu langsung dinyatakan ditutup maka rush besar-besaran akan terjadi. Bukan hal mustahil jika nasabah-nasabah besar dibank-bank yang terkategori dalam important sistemic bank juga akan menarik dana mereka secara besar-besaran, dan keadaan akan semakin parah jika dana itu dilarikan ke luar negeri." mungkin perekonomian di indonesia menjadi semakin berantakan.

...
written by Fauzan Pratama PS 3 D, January 07, 2010

Inti dari penyelesaian kasus ini adalah kejujuran.. Seberapa pun banyaknya orang yang dipanggil (termasuk Boediono dan Sri Mulyani) untuk memberi keterangan. Kalau pengakuannya tidak jujur sama saja dengan tidak akan pernah selesai kasus ini. Sekalipun kasus ini ditutup (untuk kepentingan publik ataupun hanya oknum tertentu).

...
written by Rakhma Diana Bastomi PS 3 D, January 07, 2010

aslm,

kalau menurut saya pasti ada oknum2 besar dibalik semua permasalahan ini, yg bermain dibalik ini semua. oleh karna itu perlunya kejujuran dr semua pihak, tp klo trnyata ujung2nya pihak2 yg terkait hanya mementingkan oknum2 tertentu, saya rasa percuma dengan adanya penyelesaian kasus ini..Dan juga walaupun memang dalam perundang2an 1945 tidak terdapat pasal dmn wapres dpt di non-aktif kan, tp saya rasa harus dpt dilakukan, karena hal ini dilakukan demi kelancaran pemeriksaan beliau..dan saya yakin sluruh rakyat Indonesia menginginkan kejelasan kasus ini dan pengusutannya hingga tuntas.

...
written by Aldy arguby, January 07, 2010

ass

Bicara tentang masalah bank century tidak akan pernah selesaikarena bank century telah menjadi bank yang gagaldalam segala bidang sehingga kolektabilitas menjadi macet dan pemerintah seharusnya mengambil alih sistem pengelolahan sehingga modal yang diperlukan menjadi anjlok......

...
written by kartika augustin ps 3 B, January 07, 2010

menurut saya tentang kasus bank century ini karena ketidakprofesionalnya kerja BI terhadap marger 3 bank menjadi bank century jelas2 bank ini dari awalnya bermasalah!! dengan gampangnya mengucurkan dana segitu banyaknya padahal dana sebesar itu adalah uang hasil keringat rakyat yang disimpan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). dan kasus ini perlu keadilan dan ketegasan dan yg pasti KEJUJURAN..

...
written by Bani Pamungkas, January 08, 2010

Kasus Bank Century adalah sebuah kasus yang sangat sulit diselesaikan karena ada indikasi melibatkan penguasa dan pengusaha yang punya kekuasaan untuk merubah sesuatu dari yang salah menjadi benar, adapun pembentukan pansus di DPR akan berproses lama karena disana banyak kepentingan partai. Kini kasus Bank Century telah mengarah pada aspek politik dan sangat menggangu kinerja pemerintah.Bahkan posisi SBY sebagai presiden mulai disorot dan terjadi pengarahan opini bahwa PEMILU yang telah dilaksanakan ternodai dengan adanya kasus tersebut sehingga melemahkan legitimasi pemerintahan yang sekarang mulai berjalan. Jika diteliti, setidaknya ada lima poin penting yang perlu diperhatikan dalam pemecahan kasus century. Pertama, mengetahui sejauh mana pemerintah melaksanakan undang-undang dan peraturan yang berlaku terkait dengan keputusan untuk menarik dana untuk Rp.6 bailout, 76 miliar untuk Bank Century, serta indikasi pelanggaran, baik pidana atau perdata pelanggaran. Kedua, dalam mengungkap transparan komplikasi yang menyertai pencairan dana bailout Bank Century, sebagai peraturan Bank Indonesia perubahan yang tiba-tiba, dugaan keterlibatan Kepala Investigasi Kriminal Mabes Polri Komjen Susno Duadji pelanggan dalam pencairan Bank Century Rp.2 triliun , dan kemungkinan terjadi konspirasi antara pemegang saham utama, serta perbankan dan otoritas keuangan pemerintah. Ketiga, menyelidiki aliran ke segala arah aliran dana bailout Bank Century, mengingat sebagian dari dana bailout oleh direktur Bank Century diinvestasikan dalam bentuk Obligasi Pemerintah dan dicairkan untuk pelanggan utama Budi Sampoerna. Sementara itu, kepentingan pelanggan kecil saja diabaikan. Keempat, menyelidiki mengapa hal itu terjadi pembengkakan pencairan dana talangan untuk mencapai Rp.6, 76 trillion tanpa proses persetujuan parlemen. Kelima, mengetahui berapa banyak kerugian negara yang disebabkan oleh skandal dana bailout Century Bank dan sejauh mana kemungkinan menyelamatkan uang negara yang dapat dilakukan. Wallahu a’lam

...
written by Devi Aulia Dwi Putri PS 3B, January 08, 2010

Ass..
Dalam mengatasi masalah kasus bank century untuk menghindari dampak sistemik sangat tidak bisa dipertanggung jawabkan seharusnya kasih transparasi dananya dong sehingga tidak terjadi kebohongan seperti sekarang ini, sehingga kepercayaan sudah sulit dicapai kembali. Kasus Bank Century telah memperlihatkan kepada kita bahwa ada bank kecil yang mendapatkan dukungan besar dari otoritas keuangan dan bank sentral dimana apabila ditutup tidak terlalu berdampak jauh kalau ditutup, toh pada awalnya kan bank century memang sudah bermasalah. Bank Century pun banyak merugikan nasabah. Hal tersebut sama saja menzalimi pihak nasabah karena tidak terdapat transparansi dalam usaha yang dijalankan. Nasabah dijanjikan imbal hasil (return) yang tinggi, dan janji-janji yang terlalu menggiurkan dari pihak perbankan tanpa memberi informasi yang jelas tentang aliran pemanfaatan dananya. Kasus Bank Century juga digolongkan penipuan. Penipuan bermula dari sisi manajerial bank dengan ditemukan adanya praktik moral hazard. Hal ini timbul karena kurangnya pengawasan dari BI dan rendahnya etika serta moral para eksekutifnya. Dalam perbankan Islam, seluruh karyawan dan eksekutif perbankan haruslah memiliki tanggung jawab sesama manusia dan kepada Allah SWT.

...
written by Shindi Kartika Dewi Ps_3B, January 08, 2010

aslm,
Menurut saya, sebenarnya bank century sejak awal berdirinya sudah bermasalah. tetapi pemerintah tetap saja mendorong bank ini tetap ada dan beroperasi, akibatnya yang terjadi saat ini semakin parah, sulit untuk diselesaikan. Intinya adalah negara ini, yang terdiri dari pemerintah, para pejabat dan masyarakatnya, apakah mereka dapat menyatukan negara ini dari dampak masalah yang sudah ada, karena selama ini pemerintah, pejabat, dan masyarakat masing-masing saling ingin mengedepankan kepentingannya masing-masing. di tambah sekarang ini, bahkan mungkin dari dulu negara ini mengalami krisis yang berkepanjangan mengenai moralitas,dimana banyak yang tidak bermoral dalam bertindak atau melakukan sesuatu. Dengan demikian apabila negara ini masih ingin mencapai cita-citanya dan harapan haruslah saling mengedepankan kepentingan umum dan setiap tindakan haruslah dengan kejujuran.

...
written by Yudi Ismawan Siddik, PS 3 D, January 08, 2010

Kasus-kasus sekarang terlihat di rekayasa dan ditunggangi oleh oknum-oknum tertentu. Para orang-orang besar terlihat saling ingin menjatuhkan satu sama lain.
Sangat menarik untuk menunggu hasil kerja nyata dari pansus. Apakah bisa mengungkap skandal Century Rp. 6,7 Triliun Century disertai kejujuran dalam setiap kerjanya, tanpa memihak kepada organisasi/oknum tertentu? Dan apakah pihak-pihak yang terlibat dalam 6,7 Triliun Century juga dapat memberi keterangan yang sebenar-benarnya?
Saya pikir hanya kejujuran dari semuanya yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang ada. Bukan hanya kasus Century tapi disemua kasus yang sedang muncul sekarang.

...
written by Siti Rohmah PS 3 B, January 08, 2010

ass..
sejujurnya saya jenuh jika mengingat kasus Century yang tidak kunjung ada jalan keluarrnya ini!!
jika di lihat dari awalnya, bank Century memang bank yang bermasalah!!kita semua pun tahu asal usul berdirinya bank century..seharusnya, Budiyono dan Sri Mulyani yang pada saat itu mnjadi orang paling berwenang dalam mengambil keputusan, mereka tidak gegabah dalam mengambil keputusan memberikan dana talangan untuk bank Century, karena bagi negara Indonesia, bank Century adalah bank yang kecil, sehingga tidak patut mendapat dana sebesar itu!! kita tidak tahu ada apa di baik ini semua, mungkin saja ada orang yang hanya ingin mengedepankan kepentingan pribadi mereka..di atas masalah ini!!!
jadi intinya menurut saya,,,,,semua masalh ini akan selesai jika semuanya mau terbuka demi negara, semuanya mau jujur, tidak selalu ingin menyelamatkan diri sendiri. namun sebaliknya, jika tidak ada keterbukaan dan semua ingin saling menyelamatkan diri masing-masing, masalah ini tidak akan selesai!!!
kalo di fikir,,,dwit sebesar 6,7 t itu di pakai untuk membeli kerupuk ,dan kerupuknya di pakai untuk menutup lumpur lapindo yang ada di Jawa, pasti lapindo akan ketutup, sehingga semua masyarakat Jawa akan kembali hidup tentram,,,,hehehehe smilies/wink.gif

...
written by Balli Prihatini Dewi PS 3B, January 08, 2010

assalammualaikum....
Untuk masalah penonaktifan Wakil presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani,saya rasa hal itu tidak perlu terjadi karena belum ada bukti yang kuat kalau keduanya bersalah. DPR sebaiknya menyelidiki terlebih dahulu apakah keduanya terlibat dalam skandal bank Century atau tidak.Karena apabila penonaktifan jabatan ini terjadi, dikhawatirkan akan mengganggu jalannya pemerintahan saat ini terkait keduanya adalah orang-orang yang berpengaruh dalam pemerintahan.
Dan untuk kasus bailout bank Century saya tidak setuju. Penalangan dana oleh LPS bertujuan untuk menghindari risiko sistemik yang hingga saat ini belum terbukti kebenarannya. Pada kenyataannya bailout ini tidak menyelesaikan masalah bank Century secara tuntas dan jelas karena pada dasarnya bank Century adalah bank yang bermasalah.
Intinya kejujuran merupakan faktor penting dalam penyelesaian kasus ini,karena saat ini sangat sulit menemukan orang yang jujur apalagi jujur dalam hal materi dan kekuasaan.
Wassalam....


...
written by musaddad, January 08, 2010

masalah baru yaitu skandal bank century,"memang" jika diperhatikan khususnya kedua masalah ini terkesan berindikasi impeachment terhadap orang2 tertentu,yang mungkin lahir satu istilah"gemar membesarkan masalah demi kepentingan politik".oleh karna itu BISA SAJA ,skandal century ini dijadikan ajang atau momentum kesempatan oleh orang2 yang ber posisi sebagai oposisi ataupun kelompok tertentu(tidak suka) terhadap pemerintah, yang mereka tidak mengimplementasikan sikap oposisinya secara positif.yang pada akhirnya,sebenarnya satu masalah itu bisa diselesaikan dengan mudah,akibat impeacment terhadap orang2 tertentu,seakan masalah ini menjadi sulit.oleh karna itu kami sebagai masyarakat berharap,seyogyanya para orang2 di sektor eksekutif khususnya fraksi partai yang menjadi komponen dalam pansus anket century,menanggalkan kepentingan politiknya,untuk secara seksama menelusuri kejanggalan-kejanggalan, seperti yang dikatakan mantan mentri perekonomian bahwa bank sekecil century dengan potensinya, bisa berdampak sistemik,kemudian juga kejanggalan-kejanggalan yang ditinjau dari historisnya, sebagaimana di utarakan oleh penulis di atas

...
written by Siti Maryam PS 3B, January 09, 2010

Assalam...
Makin terdengar "fakta Bank Century tidak layak di bantu"!!!
saya setuju dengan kalimat itu,karena 6,7 triliun yang dikeluarkan negara untuk biaya penutupan bank kecil (century) tidak sebanding dengan apa yang akan diterima pemerintah yang hanya sebesar 600 milyar berupa aset gedung saja!
Dalam penonaktifan kepada penguasa yang diduga harus bertanggung jawab dalam skandal Bank Century ini saya tidak setuju!karena itu akan menghambat jalannya laju perekonomian,kita semua tahu bahwa peran Boediyono dan Sri Mulyani sangatlah penting,terbukti jika tahun ini Sri Mulyani ingin mentargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai level 17%,jika demikian menteri keuangan itu dinonaktifkan,maka perencanaan itu tidak terealisasikan dengan baik.
Dan belum lama ini kita telah dihebohkan dengan kata yang kurang baik didengar oleh rakyat,apa lagi kata itu keluar dari mulut sang pejabat!
saya rasa untuk apa dibentuk Pensus,kalau hanya berdebat yang saling memojokkan,bukannya mencari siapa yang harus bertanggung jawab dalam bank century!
apakah hanya untuk mengalihkan masyarakat agar tenggelamnya kasus bank century dan tidak terkuak??
dan apakah pensus akan berakhir seperti halnya tim 8 yang tidak memberikan jawaban yang memuaskan???
smilies/cheesy.gif
hanya Allah yang tahu...
Waalaikum..

...
written by erna suryani,PS-3B,, January 09, 2010

Aslm...masalah Bank Century yang smakin berkepanjangan ini menjadi salah satu penyabab perekonomian kita terganggu.
Sudah kita ketahui sebelumnya,bahwa kasus Bank Century sudah cukup lama terjadi,dan baru mulai terungkap kasus ini berkanaan dengan adanya kasus Anggodo.
Padahal kita juga tahu sebelumnya,bahwa Bank Century merupakan salah satu Bank yang bisa kita sebut sebagai "Bank Gagal".
untuk apa harus ada dana talangan/bailout.kalaupun bailout adalah salah satu jalan yang baik untuk menjadikan Bank ini tetap bisa berjalan,seharusnya tidak seperti ini.Yang pada intinya bahwa telah terjadi ketidakjujuran.Sekarang kasus sudah terbuka,yang di atas saling menyalahkan.

...
written by Hurum Maqsuroh Ps-3B , January 09, 2010

Assalam

kasus bank century ini semakin lama semakin rumit…
kasus ini bahkan bisa menghambat pertumbuhan ekonomi bangsa kita.
bisa jadi program yang dicanangkan oleh presiden beserta para kabinetnya tidak dapat terlaksana.
menurut aku hukum di indonesia yang kurang bagus,kenapah karna orang yang mencuri ayam hukumannya lebih berat dari pada yang mencuri uang berTrilyun-Trilyun.Mudah-mudahan allah memberikan rahmat hidayah bagi bangsa kita dan semoga saja kasus ini bisa dengan cepat terselesaikan dan bisa menemukan jalan keluar terbaik.
agar pembangunan serta pertumbuhan perekonomian dinegara kita maju dan makmur.
AMIN YA ALLAH

...
written by Titi Ernawati, January 09, 2010

assalamualaikum wr.wb...
menurut saya masalah bank century adalah kelalaian pihak -pihak yang terkait dan ini sebagai salah satu contoh kurangnya kinerja yang optimal di bidang perekonomian khususnya diindonesia yaitu tantang masalah bank century, yang semakin rumit dan melebar.
saya setuju jika wakil presiden dan menteri keuangan mengundurkan diri untuk sementara dan ini tercantum dalam UUD, karena kenapa? menurut saya kasus ini sangat mengkhawatir akan berdampak menghancurkan dan menjatuhakan nama negara kita Yaitu INDONESIA, karena kasus ini sudah sangat meluas kemancanegara apalagi kasus ini melibatkan wakil presiden dan menteri keuangan, dan mereka adalah salah satu pondasi negara kita. saya yakin presiden, untuk sementara bisa kerja tanpa adanya wakil.salain dampak tadi, dampak lain dalam kasus ini akan lebih mengkhawatirkan karena jika wapres dan menteri keuangan benar - benar terbukti adanya penyelewengan dalam kasus bank century, bisa jadi anggapan masyarakat presiden di bawa-bawa dalam kasus ini apalagi SBY-BOEDIONO pasangan kepala negara dan masyarakat akan berdemo besar-besaran,akibatnya mo dibilang apa negara kita selanjutnya, jika hal itu terjadi.menurut saya selesaikan dulu deh pak wapres dan bu menteri keuangan, biar jelas,cepat dan claer...
Kalau tentang boikot atau tidaknya, menurut saya bank century lebih baik ditutup saja, karena bank tersebut dianggap gagal karena sudah merugikan masyarakat dan telah meragukan pemikiran masyarakat akan bank di
indonesia. Walaupun ditutup tidak akan melarikan para nasabah - nasabah akan menyimpan dananya keluar negri,karena masih banyak bank- bank indonesia yang insyaallah bisa dipercaya dan terjamin yaitu BANK MUAMALAT selain itu bank century masih di katagorikan bank kecil dan tidak akan berdampak sistemik.
mudah - mudahan kasus ini secepatnya bisa terungkap agar perekonomian ekonomi tidak terhambat dan tidak di pandang sebelah mata oleh para nasabah, dan mudah-mudahan dengan adanya BANK ISLAM yang sudah berkembang di negara kita,kasus ini untuk pertama dan terakhir amin..
HIDUP BANK ISLAM KORBARKAN SEMANGAT DAN USWATUN HASANNAHMU....!!

...
written by Asri Nailufar PS.3B, January 09, 2010

Menurut saya, tidak ada aturan hukum tentang perlunya penonaktifan wapres dan menteri selama menjalani proses pemanggilan oleh dewan terutama terkait dengan kasus itu..
Rakyat tidak menginginkan penonaktifan sementara Budiono dan Sri Mulyani.
Rakyat menginginkan keterbukaan mengenai pelanggaran di Bank Century.
Jadi, menurut saya sebaiknya proses itu dijalankan terlebih dahulu oleh semua pihak yang terkait dengan kasus pencairan dana kalangan terhadap Bank Century..yakni panitia angket memanggil pihak yang terkait untuk mendengarkan keterangannya, panitia hanya memanggil 1 atau 2 kali kemudian melanjutkan tugas-tugasnya kembali.
Panitia angket harus bekerja sesuai konstitusi dengan tidak merekomendasikan penonaktifan wapres Budiono dan menkeu Sri Mulyani.

Sulit memang kita mencari kebenaran, kita tidak akan bisa mendapatkan keadilan atau kebenaran yang sebenar-benarnya jika uang sudah bermain!
Uang adalah sumber masalah dari sistem hukum kita

...
written by Annisa Luthfiah/ PS 3b , January 09, 2010

jujur sebenarnya saya kurang begitu mengerti masalah century secara detail, namun dilihat dari artikel ini dan sepengatahuan yang saya dapat sepertinya saya tidak setuju dengan bailout bank century ini. Karena menurut saya kebijakan yang diambil pada saat itu yang katanya alasannya adalah untuk menghindari dampak sistem yang terjadi sangat tidak masuk akal. karena bila kita ingat sebelumnya,memang bank century sejak awal berdirinya sudah bermasalah. Dan sangat disayangkan dari pihak BI malah membiarkan bank bermasalah tetap beroperasi. Berarti sudah terjadi kesalahan pada sistem pengawasan BI. jadi bila dikoreksi lagi, sebaiknya pihak BI memberikan alasan secara detail dan terperinci lagi mengapa mereka memberikan izin kepada bank yg bermasalah tersebut. dan apa yang di janjikan oleh pihak bank kepada BI sehingga pihak bank BI dengan gampangnya memberikan dana kepada bank century tersebut padahal uang tersebut milik nasabah yang disimpan oleh LPS.

...
written by siti nurhasanah PS3B, January 09, 2010

kasus century memang menyita perhatian semua orang saat ini.
menurut saya,srimulyani dan boediono tidak harus dinonaktifkan kalau memang mereka belum dinyatakan sebagai tersangka.
selain itu,jika memang bank century merupakan bank bermasalah sejak pendirian,memang kita semua patut mencurigai,namun menkeu dan gub BI pasti punya alasan tersendiri sebagai yang mempunyai wewenang mengambil keputusan saat itu.

...
written by AHMAD ALGHAZALI (PS 3B), January 09, 2010

bismillah...
kita tidak boleh langsung mencurigai seseorang tanpa bukti, dan perlu kita ingat kebijakan- kebijakan seperti itu tidaklah mudah diambil seperti membalikkan telapak tangan jd kita juga harus mempertimbangkan hal tersebut, dan jangan sampai niat baik seseorang kita balas dengan keburukan dan bahkan kejahatan.

...
written by AHMAD ALGHAZALI (PS 3B), January 09, 2010

bismillah...
"BANK CENTURY" belakangan menjadi bank yang terkenal dan menjadi buah bibir tidak hanya pelaku perbankan bahkan hampir seluruh lapisan masyarakat di indonesia merasa perlu membicarakan masalah pada bank ini...
bahkan hal ini sudah menjadi sorotan dunia internasional... betapa tidak??? permasalahan ini tidak hanya melibatkan staf dari bank ini dan pejabat negara saja bahkan orang no-2 dinegara ini pun juga ikut terlibat dalam kasus ini dan bahkan sudah diperiksa oleh "PANSUS" yang dibentuk DPR ini yang "katanya" atas dasar "hak angket" mereka para wakil rakyat ini, sehingga pada akhirnya ikut membawa nama oarang no-1 di negara ini juga.
Bapak boediono selaku wakil presiden yang saat dana talangan itu diluncurkan menjabat sebagai Gubernur BI memang harus ikut bertanggung jawab terhadap kebijakan tersebut begitu juga pejabat-pejabat lain yang terkait waktu itu seperti Ibu Sri Mulyani, Bapak Buehanuddin abdullah, Ibu Miranda goeltom dan bahkan pejabat tinggi polisi juga dicurigai ikut terlibat dalam kasus ini dan juga pejabat lain yang terkait.
namun ada eberapa poin yang perlu diperhatikan:
1.(bailout) tidak tepat rasanya jika kita mempermasalahkan pembentukan bank Century yang berawal dari beberapa bank kecil yang bermasalah, sebab kebijakan itu sebnarnya bagus jika didasari atas niat untuk mengembalikan fungsi bank itu kembali "sehat" sehingga menjadi bank besar yang dapat mendukung perekonomian negara,sebab satu bank yang dibentuk dari beberapa bank yang bermasalah jikalau ditangani dengan baik sehinnga menjadi bank besar yang dapat mendukung perekonomian negara hal itu akan menjadi poin positif dan poin plus bagi bangsa ini yang bisalah dibanggakan.
nah...yang perlu diperhatikan adalah setelah kebijkan itu dilakukan,"apa yang dilakukan dan bagaimana cara pemerintah, BI, pemilik atau direksi dari bank tersebut dalam bekerja dan berusaha memperbaiki bank tersebut?
apakah secara benar dan jujur serta sesuai prosedur atau tidak seperti halnya pencairan dan talangan (bailout)6,7 trilyun ini, apakah tepat dan sesuai prosedur apa tidak???" dan hal itu memanglah pantas kita pertnyakan.
2.(penon-aktifan)menon-aktifkan pejabat yang terlibat dalam suatu masalah memanglah bagus dengan alasan agar yang bersangkutan bisa fokus pada masalah yang didahadapi dan agar yang bersangkutan tidak terlalu terbebani dan tentunya juga dilakukan sesuai prsedur(legal). Namun bila yang bersangkutan merasa tidak masalah jika diperiksa tanpa penon-aktifan dan merasa tidak terbebani "kenapa harus dinon-aktifkan?" apa lagi jika orang ini sangat urgent sekali bagi negara dan bansa ini...
3.(impeacment) pembentukan "PANSUS" oleh DPR untuk menangani masalah pastinya akan kita dukung dan doakan agar lancar namun dengan catatan atas dasar ingin menegakkan kebenaran dan keadilan dan bukan karna kepentingan politik, sebab seharusnya mereka menyadari bahwa mereka adalah wakil rakyat yang membawa kepentingan rakyat bukan kepentingan pribadi dan golongan apa lagi menggunakan kepentingan untuk menjtuhkan orang atau golongan lain.
4.jika memang benar niat DPR ini atas dasar ingin menegakkan kebenaran dan kepentingan bangsa dan negara seharusnya ini menjadi contoh dan langkah yang baik buat instansi lain untuk menjalankan tugas mereka dengan jujur dan benar sesuai prosedur dan demi kemajuan bansa dan negara,,,
5.terakhir,,,semoga masalah ini dapat selesai dengan baik dan cepat, amin!!!


...
written by Meganita Cahya Panggalih/PS 3B, January 10, 2010

Bismillah...!!!
Sudah menjadi rahasia umum, maklum kiranya bahwa Bank Century akhir-akhir ini menjadi Top News yang sedang hangat dibicarakan oleh masyarakat. Seperti yang telah diketahui bahwa Bank Century dari awal berdirinya memang sudah rusak, dan bank tersebut merupakan bank yang gagal dalam pengelolaan dan pengawasannya.
Sepengetahuan saya skandal century, tidak murni hanya kasus ekonomi, tapi terkandung muatan politiknya. Ibu Sri Mulyani yang dari dulu sudah dicurigai sebagai antek-antek Amerika, begitu pula Bapak Boediono yang pro liberal dalam kebijakannya tapi kok bisa jadi menteri lagi dan Bpk Boediono yang ujung-ujungnya menjadi wapres, ini merupakan suatu keanehan, padahal yang berkarier di partai yang ingin menjadi menteri itu sangat sulit sekali.
Saya setuju dengan prediksi para ahli, ada tangan-tangan keras yang menekan Sri dan Boediono. Begitu pun dengan pernyataan JK yang mengatakan banyak para pejabat profesional yang baik tapi tidak jujur, dan benar pula pernyataan Kwiek Kian Gie bahwa Ibu Sri dan Bpk Boediono adalah pembohong.




...
written by Arief Triandi Arza (PS 3B), January 10, 2010

Perbincangan seputar kasus bank century semakin ramai aja diperbincangkan di publik. Skandal yang melibatkan para pemilik saham utama bank century ini di isukan banyak melibatkan para elite politik yang duduk di pemerintahan.
Bapak Boediono sebagai Gubernur BI dan Ibu Sri Mulyani sebagai Menkeu pada saat itu mengeluarkan dana talangan sebesar 6,7 triliun hanya berdasarkan PERPPU yang dikeluarkan Bapak Presiden SBY. Padahal untuk mengucurkan dana talangan tersebut seharusnya melibatkan sejumlah pihak termasuk DPR..
Pansus yang dibuat oleh pemerintah sampai sekarang belum juga bisa mengusut tuntas skandal ini..
saya juga sepakat jika kasus bank century ini di ambil alih oleh KPK untuk dituntaskan karna dalam badan PANSUS yang isi oleh anggota-anggota partai di DPR bisa saja menjadikan skandal ini sebagai lahan politik..
Trima kasih...

...
written by Muhammad Iqbal Al-Haq (PS3B,reguler), January 10, 2010

bismillahirrahmanirrahim,
assalammualaikum.wr.wb

Menurut Saya tidak akan terjadi dampak sistemik karena BC adalah bank kecil. Kalaupun kebijakan itu salah, tidak bisa dikriminalisasi. Sanksi terhadap Menkeu akibat kesalahan kebijakan itu hanya bisa diberikan oleh Presiden. Kalau menurut Presiden kebijakan itu tidak salah, tidak perlu ada sanksi.
BPK menyatakan bahwa pencairan dana talangan setelah 18 Desember melanggar hukum karena Perppu yang berkaitan ditolak oleh DPR.Di sini terlihat sekali bahwa BI melanggar peraturannya sendiri hanya untuk menyelamatkan BC. Sebaiknya masalah ini diajukan ke pengadilan untuk diperoleh kejelasan status hukumnya, tidak diselesaikan secara politik.
Masalah yang paling menarik perhatian ialah adakah dana yang masuk ke rekening pihak sekeliling Presiden?
Ada masalah lain yang perlu juga diungkap dan dibongkar yaitu tidak profesionalnya kerja BI dalam masalah pengawasan terhadap bank yang bermasalah. Kalau ada pejabat BI yang patut diduga telah melanggar hukum dalam kaitan itu, harus diselesaikan secara hukum.
Masyarakat, termasuk pers, perlu mengawasi langkah Pansus Kasus Bank Century, supaya tidak terjadi permainan atau kompromi politik. Hilangkan sikap apriori, ungkapkan kebenaran, jangan tutupi kesalahan yang ada. Manfaatkan Pansus ini untuk memperbaiki kinerja BI dan mewujudkan kontrol yang baik dari DPR terhadap pemerintah dan BI.
waslmkm.wr.wb

...
written by Valentinus Lucky.S PS3B, January 10, 2010

aslmlkm..
Mengenai permasalahan Century, pada dasarnya memang dibutuhkan kejujuran dan keterbukaan dari berbagai pihak. Tetapi menurut saya, dalam kasus-kasus yang berkaitan dengan ekonomi di Indonesia amatlah jarang ditemukan kejujuran di dalam pengusutannya. Mereka kebanyakan telah dibutakan oleh suatu hal yang bersifat materialistis, sehingga pemecahan masalah sulit dilakukan.
mengenai penonaktifan, saya rasa tidak perlu dilakukan karena belum terdapat masalah yang berkaitan dengan kasus ini yang dapat mengganggu kinerja mereka. Justru, apabila dilakukan penonaktifan akan lebih mengganggu kinerja mereka,dan permasalahn kenegaraan yang sifatnya lebih penting menjadi terbengkalai.
Permasalahn bailout, jujur saya kurang setuju karena memang pada awalnya century adalah hasil merger (gabungan) dari bank-bank yang bermasalah,seharusnya BI atau LPS melihat latar belakang dan sejarah Bank tersebut. Bahkan, mantan wapres Jusuf Kalla yang saya kutip dari Kompas.com, menolak bailout bank Century dan berpendapat dengan tegas "Tidak, tidak akan (berubah). Bank Century itu tetap perampokan bank oleh pemiliknya sendiri. Karena semuanya kan mengakui. Apakah itu Badan Pemeriksa Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan mereka yang sudah didengar keterangannya oleh Pansus DPR." Menurut Kalla, ada dua hal yang membuat dirinya tetap akan menolak penyehatan terhadap Bank Century. Pertama, bank itu bank gagal dan kedua itu karena adanya perampokan oleh pemiliknya sendiri.
wlkmslam..

...
written by CUT NYA DIEN, January 10, 2010

Aswrwb....
Seekor keledai tidak akan jatuh kelubang yang sama untuk kedua kalinya. Itulah anekdot yang sering kita dengar. namun pejabat negeri ini terutama dibidang perekonomian dan moneter tidak lebih hati-hati dari seekor keledai, kerugian negara akaibat kasus Bank Bali, BLBI tahun 1998 tidak membuat mereka lebih waspada.
Jika diperhatikan terdapat berbagai pelanggaran hukum dan upaya sistematis yang secara sengaja dilakukan agar dapat menjadikan Bank Century ini sebagai pintu masuk dalam rangka merampok uang negara, melalui mekanisme bail out. Inilah state coruption, jenis korupsi yang paling jahat karena korupsi ini dilakukan sendiri oleh (pejabat) negara. Kejahatan seperti ini jelas tidak boleh dibiarkan dan harus di usut tuntas. pelakunya pun harus dihukum setimpal.
Saya sangat setuju sekali dengan pernyataan Kwik Kian Gie yang mengatakan bahwa BC tidak layak untuk diselamatkan, uang 6,7 tiliyun sangat besar sekali jika hanya di gunakan untuk menyelamtkan bank swasta seperti BC yang memang sudah cacat sejak lahir. pernyataan yang serupa pun dilontarkan oleh pengamat ekonomi Ichsannuddin Noorsy yang melihat bahwa penetapan Bank Century sebagai Bank gagal berdampak sistemik oleh BI, semata-mata hanya didasarkan pada analisis psikologi pasar dan mengesampingkan analisis kuantitatif terhadap kondisi Bank Century. Sebab secara kuantitatif ternyata BC semestinya langsung saja di tutup dan tidak berhak untuk mendapat bail out. Pemberian bail out kepada sektor swaata ini merupakan resep standar ala Washingtyon Consensus, yang menjadi rumus standar bagi IMF dalam menyelesaikan permasalahan modal swasta, yaitu negra yang harus menanggung beban pembiayaan dan permodalan bagi sektor swasta yang bangkru. tetntu saja pembiayaan ini pada akhirnya dibebankan pada rakyat melalui pembyaran pajak. inilah yang menyebabkan sisten Ekonomi Kapitalisme terus dipertahankan oleh para pemilik modal dan penguasa, karena sangat menguntungkan mereka agar dapat selalu hidup mewah dibawah penderitaan rakyat.
Bayangkan saja uang sebesar 6,7 triliyun tersebut seharusnya bisa digunakan untuk membangun ratusan sekolah rusak di Indonesia, puluhan rumah untuk rakyat Indonesia yang masih banyak tinggal dibawah kolong jembatan, juga bisa digunakan untuk membeli ratusan kapal selam yang jika kita tahu Indonesia hanya memiliki 2 kapal selam, padahal lautan Indonesia sangat luas sekali dan banyak kebutuhan lain negeri ini yang lebih mendesak jika hanya dibandingkan untuk terus mempertahankan Bank cacat.
Maka, skandal Bank Century adalah bukti kesekian kali dari rapuhnya sistem perbankan nasional yang berbasis ribawi dan birokrat yang berjiwa korup. kasus seperti ini akan terus berulang jika kita masih memepertahankan sistem ekonomi yang kapitalistik karena sistem inilah yang menimbulkan permasalahan seperti ini terjadi.
sebagai gantinya kita harus menuntut untuk segera menghapus perbankan berbasis riba dan menutut tegaknya sistem ekonomi yang adil, yang bersumber dari Dzat yang maha adil. Itulah sistem ekonomi islam.
sistem ekonomi islam ini tidak mungkin bisa tercapai bila kita masih menggunakan sistem pemerintahan yang berideologi kapitalis seperti saat ini karena sistem politik pemerintah akan mewarnai sistem ekonomi suatu negara, oleh sebab itu dibutuhkan perubahan secara totalitas tidak hanya perubahan pada sistem ekonomi saja tetapi sistem pemerintahannya pun harus diganti menggunakan sistem pemerintahan Islam dalam naungan Khilafah yang sudah dijanjikan Allah dan Rasullnya yang Insya Allah sebentar lagi akan tegak.
ALLAHU AKBAR!!



...
written by CUT NYA DIEN, January 10, 2010

Cut Nya Dien
PS 3B
108046100173

...
written by Teuku Ihsan Khadafi PS3B, January 11, 2010

Penulis sepakat dengan pakar hukum tata negara, Irman Putera Siddin yang menyatakan bahwa tak ada dasarnya wakil presiden mengundurkan diri sementara.

saya sependepat juga dengan penulis bahwa tidak ada dasarnya wakil presiden mengundurkan diri sementara,asumsi yang mengatakan bahwa apabila DPR tidak melaksanakan ini menurunkan citra DPR menurut saya itu hanya wacana publik yang terkesan DPR itu tidak tegas dan lamban. yang jadi pertanyaan kenapa publik bisa mempunyai wacana tersebut? apakah karena DPR memang seperti itu dalam menangani masalah Bank Century ini? "tidak mungkin ada asap tidak ada apinya". Terlepas dari masalah itu wapres saya yakin memiliki jiwa besar untuk datang dalam pemeriksaan dan memberikan kesaksian sejujurnya.

...
written by Yurike apringga PS 3 D, January 11, 2010

Bissmilahirrohmanirrohim,
Assalamualaikum.wr.wb
Memang dari kasus ini yang paling di butuh kan adalah kejujuran.
Baik dari kalangan DPR (pansus) ataupun dari kalangan yg terkait dalam kasus ini..
dari pihak pansus yaitu .. apa sebenarnya yang melatarblakangi hingga ada keinginan kuat
agar wapres serta menkeu untuk di nonaktifkan padahal semua itu tidak memiliki ikatan
yang kuat dengan undang-undang… apakah mereka hanya ingin menciptakan suatu opini public
yang jelek terhadap kedua pejabat ini yg akhir nya berdampak pada ketidakpercayaan masyarakat
terhadap pemerintah sekarang.. sedangkan dari sisi pihak yg terkait yaitu para mantan
pejabat di kalangan BI serta wapres dan menkeu saat ini adalah ada kepentingan apa
hingga pemerintah brani mengeluarkan dana hingga 6.7 triliun…. Apakan hanya semata-mata masalah
sistemik … ??? perlu kita ketahui bahwa siapa-siapa saja deposit-deposit besar pada bank
tersebut.. ..??? apakah penyelamatan bank ini juga sebagai penyelamat terhadap pemilik
deposito-deposito tersebut … ??
inilah misteri besar yg harus terungkap…
smilies/wink.gif

...
written by Ahmad najmudin PS 3b, January 11, 2010


Assalamualaikum,Wr.Wb
Jadilah orang benar,jangan jadi orang pintar.kenapa saya bilang begini.karena kalo jadi orang pintar itu masih umum.pertama,pintar nyopet,pinter nyuri,pinter ngibul,dll. Beda ma orang bener.walaupun dia bodoh tapi dia bener dalam kehidupannya sehari-hari.HAI ORANG para koruptor bank century yang tak tau perjuangan pahlawan yang telah membangun bangsa indonesia dari nol sampai bangsa ini merdeka ,yang tak tau bahwasannya bangsa ini sudah jelek di mata internasional.sebelum kasus bank century kita semua tahu bahwasannya kasus bom yang melanda INA menyebabkan mulainya ketidak percayaannya ansa asing untuk berinvestasi di negara kita.mereka takut hal-hal yang terjadi dapat merugikan mereka.Hal ini yang menyebabkan perekonomian bangasa kita gak maju-maju.Masalah bank century ini sebaiknya jangan diulang lagi.Artinya cukuplah kejadian ini hanya sekali saja .saran saya kan BI gubernurnya ganti jangan orang pintar yang keblinger tapi dengan orang yang pinter lagi bener lagi takut sama azb dan siksaan dari sang Khaliq.
Wassalamualaikum,Wr.Wb

...
written by Risma Oktaviani_PS3.D, January 12, 2010

Assalamualaikum.Wr.Wb
menurut saya, kunci dari masalah kasus bank Century ini adalah adanya kejujuran dari semua pihak yang terlibat.kasus bank Century ini pun harus diusut secara tuntas sehingga duduk persoalannya jelas&masyarakat tidak bertanya-tanya.saya berharap masalah ini tidak dijadikan dagangan politik dengan membuat polemik berkepanjangan sehingga akan mengganggu stabilitas politik maupun perekonomian nasional yang berdampak buruk pada masyarakat Indonesia.

...
written by Fahrini Dwi Hayati_PS 3D, January 13, 2010

Assalamu’alaikum wr.wb...
Apakah Century ini termasuk sistemik, lalu apa memang penyelamatannya butuh Rp 6,7 triliun.Mengapa untuk sebuah bank kecil dengan aset yang juga kecil harus dikucurkan dana yang begitu besar? Apalagi pemilik bank itu sedang terlibat kasus pidana penggelapan uang nasabah.
Kasus Bank Century telah memperlihatkan kepada kita bahwa ada bank kecil yang mendapatkan dukungan besar dari otoritas keuangan dan bank sentral. Apakah semua kejahatan pidana pemilik bank harus ditanggulangi negara?
Kasus bank century harus segera diselesaikan secara transparan tanpa ada rekayasa baru dalam penyelesaian. Pemerintah dan semua pihak yang terlibat dalam penyelesaikan masalah ini harus dapat bertindak secara professional.
Masalah bank century dapat menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat untuk menginvestasikan assetnya pada bank. Untuk itu diperlukan kepastian hukum dan aturan dalam penyelesaian masalah bank century. Jika kasus bank century tidak terselesaikan dengan baik, maka akan mempengaruhi iklim investasi di Indonesia dan menghambat pertumbuhan perekonomian Indonesia juga.
Dan Ada pertanyaan yg mengganjal dihati saya setelah menyaksikan rapat2 pansus. Syp sebenarnya yang mempunyai data yg valid untuk bisa menjadi bukti dan dapat dipertanggungjawabkan.ini membingungkan masyarakat umum, syp lagi yg harus kita percaya.ketika data yg diajukan BPK tu KELIRU menurut Robert tantular (selaku pemegang saham di bank century) dan Boediono (selaku Gubernur BI saat itu)
Bagaimana kasus ini akan selesai? Jika ada hal yang kesannya ditutupi.bukankah kalian telah di SUMPAH sebelum memberikan kesaksian?? Maka tolong jelaskan pada kami yg sebenar-benarnya...


...
written by renni andriani, January 13, 2010

Assalamualaikum wr.wb,,,,,,,
Kini bank century menjadi perbincangan setiap orang…karena sebagai permasalahn nagara..
Sejak awal dengan adanya pembentukan bank century sudah terlihat bahwa bank century sebagai bank yang permasalah..di lihat dari track recordnya dan pengelolah tiga bank yang di merger tadi sampai ke pemilik dan pengelolah bank century yang tidak lolos fit and proprert test,,,,tetapi mengapa pemerintah masih ingin menyelamat kan kasus yang sedang di alami bank century…
Saya setuju dengan apa yang di katakan oleh Kwik Kian Gie..
Karena tidak pantas saja bank sekecil bank century di berikan dana talangan sebesar 6,7 Triliyun,,,hanya untuk menyelamatkan risiko sistemik dunia perbankan,,, karna sudah jelas bank century sebagai bank yang bermasalah,,,
dan bank century hanya memiliki aset 14 Triliyun yang tidak akan memberikan dampak yang terlalu jauh...
dibandingkan denganmemberikan dana talangan seprti yang terjadi saat ini,,,,



...
written by Bidari Dewanti PS 3 D, January 14, 2010

Assalamualaikum Wr.Wb
Menurut saya hukum di negara ini masih belum tegas apalagi jika menyangkut pejabat tinggi dan melibatkan penguasa atau pengusaha yang punya kekuasaan yang bisa merubah sesuatu dari yang salah menjadi benar. Pasti hukum dalam hal ini akan memihak mereka. Tetapi jika dilihat dalam hal urgensi penonaktifan Wapres Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani bisa dikatakan kurang tepat. Karena mereka belum terbukti bersalah dan terkait dalam kasus ini, lain halnya jika mereka sudah terbukti terlibat maka penonaktifan itu dapat dilakukan.
Jika dilihat dari catatan sejarahnya sendiri, bank century sejak awal berdirinya saja sudah bermasalah dan pihak BI sendiri membiarkan bank bermasalah tetap beroperasi. Hal ini menandakan sudah terjadi kesalahan pada sistem pengawasan BI sendiri.
Mengenai bailout saya juga kurang setuju, karena dana Rp 6,7 trilyun bukan merupakan dana yang sedikit karena pada dasarnya Bank Century merupakan bank kecil yang kurang berdampak besar dalam dunia perbankan.
Pada akhirnya sulit untuk tidak mengatakan terdapat oknum yang bermain di dalam kasus ini oleh karena itu menurut saya pansus harus bisa bekerja secara proporsional dan profesional. Pansus dalam menuntaskan masalah ini harus bersikap adil, jujur, transparan dan tidak memihak pada siapapun karena kalau tidak percuma saja, masalah ini akan tetap berlarut-larut tanpa adanya penyelesaian akhir.

...
written by didik Purnomo, January 14, 2010

test...tets....masuk gak, hemmmmmm kok susah amat se

...
written by Ika Puji Rahayu, January 14, 2010

Salam.
Skandal bank century belum menemukan titik terang..
Dilihat dari awalnya saja bank century sudah bermasalah (gabungan dari bank-bank yang bermasalah) akan tetapi kenapa masih saja diperbolehkan untuk beroperasi, seharusnya tidak boleh untuk beroprasi. Mengenai masalah dana talangan, saya kurang setuju, tdak ada jaminan apakah dengan kucuran dana 6,7 triliun bank century akan bisa menemukan titik terang. kalau toh bank century itu di tutup dan tidak mengganggu perekonomian indonesia, maka untuk lebih baiknya di tutup saja.
Masalah penonaktifan Budiono dan Srimulyani saya kira gak usah, dikhawatirkan kinerja pemerintahan akan terganggu, toh juga masih belum terbukti.Semoga ditemukannya titik terangnya.Amiin.
Wassalam.



...
written by nuR Habibah/ps/3b, January 17, 2010

Nur habibah/ps/3b
Asw..
Bismillah..
Pansus century telah memeriksa semua yang terkait dengan dana bailout bank sentury tidak segan2 pansus memanggil boediono, sri mulyani sampai jusuf kalla mereka bersaksi atas dana yang dikucurkan pemerintah sebesar 6,7T dengan alsan jika tidak ditolong maka akan berdampak sistemik padahal aset century hanya 14T atau 0,5% aset perbankan nasional. Jika alasan pemerintah untuk menghindari dampak psikologis perekonomian mungkin benar tapi apakah dampaknya separah itu untuk perekonomian indonesia?? Bank hasil merger dari tiga bank yang hampir gagal ini sejak awal berdirinya telah bermasalah ini, memang sangan rawan colleps mulai dari laporan keuangan yang bermasalah, kurangnya modal, hingga dirut yang tidak lulus fit and propetest. Jika di usut kebelakang dengan banyaknya masalah yang ada pada bank ini aneh jika BI sebagai bank sentral yang bertugas mengawasi bank2 umum ini bisa meloloskan bank ini?para dirut BI yang telah diperiksa hanya saling tuding menuding dan menggelak, jika mereka saja yang menyetujui berdirinya bank century tidak tahu apalagi masyarakat yang hanya tahu bahwa uang yang seharusnya untuk membangun sekolah2 dan pengobatan warga miskin kini telah raib entah kemana. Jika kasus ini belum juga memiliki titik temu, walaupun sejumlah pihak dan orang2 penting yang terkait kasus ini telah diperiksa mungkinkah kita memeriksa oramg nomor satu di negeri ini untuk diperiksa juga? Dibutuhkan kejujuran dan kedewasaan untuk mengungkap kasus ini, semoga mereka yang menyelesaikan kasus ini dan para pihak yang berkepentingan senantiasa sadar akan amanah rakyat yang dipikulnya.
Wallahu a’lam..
Wassalam..


...
written by Adinda Siti Aisyah _ PS 3D, January 18, 2010

Assalaamu’alaikum Wr. Wb
Masalah Bank Century telah menyita perhatian publik dan sangat mengganggu efektifitas pemerintahan. Pada saat AS menutup 84 Bank bermasalah hingga Agustus 2009, pemerintah Indonesia justru mengucurkan Rp 6,7 juta untuk Bank Century meski Bank ini merugi. Saat pemerintah mensubsidi Bank Century senilai rp 6,7 trilyun, pemerintah mencabut "subsidi" untuk rakyat sehingga gas LPG kembali dinaikkan.
Harusnya dana untuk Bank Century tsb dialihkan untuk mensubsidi rakyat.
Apakah benar 6,7 trilyun terpaksa dikeluarkan supaya tak terjadi risiko sistemik?
Dalam upaya membongkar kasus Century, salah satu hal yang harus diyakini adalah kesepahaman bahwa tidak boleh ada satu orang pun yang dianggap pasti bersih dan pasti tidak bersalah dalam skandal besar ini.
Kejahatan hanya bisa diberantas jika mastermind atau pelaku utamanya ditangkap dan diadili. Waallaahu a’laam .
Semoga kasus ini dapat diselesaikan dengan baik. Aamiin.
Wassalaamu’alaikum Wr. Wb


...
written by Riri Arisyia_PS3D, January 18, 2010

Assalammu’alaikum wr.wb
Menurut saya sekarang ini bukanlah waktunya mempermasalahkan mengapa dulu dana bailout untuk bank century diluncurkan padahal bank century memang dari awal adalah bank yang bermasalah atau, Mengapa pemerintah tidak menimbang dulu sebelumnya. Toh tidak ada gunanya, karena nasi sudah menjadi bubur. Sekarang yg harus dilakukan pemerintah adalah bertanggung jawab atas tindakan dana bailout yang diberikan kepada bank century dan fokus pada pemecahan masalahnya. Adanya pansus sekarang ini bertujuan untuk menyelesaikan masalaha century, kita sebagai warga Negara harus mendukung pemerintah dalam menyelesaikan masalah century, atau bisa dibilang berhuznudzan meskipun banyak sekali kejanggalan. Dan menurut saya agar masalah ini cepat selesai segera saja diselidiki kemana aliran dana tersebut, bukannya mempermasalahkan masalah sistemik atau yg lainnya. Karena perhatian dan tenaga bangsa telah terkuras dengan adanya kasus ini, padahal masih banyak masalah atau perbaikan yang harus diselesaikan di Negara ini. Dan agar pelakunya cepat terungkap. Sebaiknya kasus seperti ini diselesaikan oleh kpk sbg lembaga independen yg lebih berpengalaman mengungkap kasus korupsi. Namun, yang lebih penting adalah bersikap jujur atas masalah ini, jangan sampai ada oknum yang dilindungi karena kekuasaannya. Wallahu’alam
Wassalamu’alaikum wr.wb


...
written by Wulan Asnuri_PS 3 D, January 19, 2010

Bismillahirrahmanirrahiim,,,,
Assalaamu’alaikum Wr.Wb
Polemik kasus Century semakin hari semakin marak diperbincangkan seiring makin terbukanya kejelasan kasus Century dengan pemanggilan kembali tokoh-tokoh penting “skandal” Century secara berturut-turut (11-14 januari 2010): Robet Tantular (direktur Bank Century), Boediono (wapres/mantan Gubernur BI), Sri mulyani (menkeu/ mantan ketua KSSK), dan Jusuf Kalla (mantan wapres) yang dilakukan oleh Panitia Angket Kasus Bank Century untuk memberikan kesaksian. Dana yang akan diberikan kepada Bank Century ternyata keputusannya tidak langsung 6,7 trilyun, awalnya 632 milyar lalu berubah menjadi 2,7 trilyun sampai akhirnya menjadi 6,7 trilyun. Dari pemanggilan tersebut diketahui bahwa Sri Mulyani mengaku kecewa terhadap BI karena memberikan data yang kurang akurat tentang Bank Century pada saat pembahasan di rapat KSSK. Namun, baik Sri Mulyani maupun Boediono tetap bersikeras tentang alasan pem-Bail out-an Bank Century adalah karena krisinya akan berdampak sistemik terlebh ada 5 bank yang mirip dengan Century sehingga jika Century tdk ditindak scr tepat akan berdampk pada 5 bank td, tpi menurt Ichsanudin Noorsy jk memg da 5 bank yang mirip dg century knp yang mengajukan hanya century dan 5 bank td tdk?????. Berbd dg Boediono dan Sri Mulyani , Jusuf Kalla mengatakan bhw beliau tidk setuj dg bail out century. Terlihatlah skrg ktk kasus ini mulai terungkp masing2 di antr merk mulai membel diri dg membrkn pernyataan yg scr tdk lgsg slg lempr2an ats masalh ini. olh krena itu, mdh2n pansus bs mengungkapkn siap yg sbnrny yg hrus bertanggungjwb ats kasus Century ini, selain itu mdh2an jg dalam pansus sendri tdk ad oknum atw seklmpk org yg berniat untk melindung se2org. smw anggt pansus hars puny niat dan tujuan yg sm dalm mengungkp kasus Century ini.hal yang tidak kalah penting untuk diselidiki adalah kemana aliran dana tsb saat ini. mdh2n semuany dapt berjaln lancr sesuai dengn kebnrnny,,,Wallahu A’lam
Wassalaamu’alikum Wr. Wb


...
written by yakutah ismatillah PS 3D, January 19, 2010

Assalammualaikum wr.wb
menurut saya bank century tidak perlu di bailout karena dari awal berdirinya bank ini sudah tidak sehat dan bermasalah. Pada tanggal 31 oktober 2008 car century -3,25% sampai -35,52% ini menunjukan bahwa bank ini jauh dari standar car bank sehat. Di sini timbul petanyaan mengapa pihak seperti (BI, LPS, kssk)malah pro bailout terhadap bank century? menurut mereka bila car tidak dinaikan menjadi 10% dengan menggunakan dana Rp6,7 triliun dan jika Century kala itu langsung dinyatakan ditutup karena car minus maka rush besar-besaran akan terjadi. Bukan hal mustahil jika nasabah-nasabah besar dibank-bank yang terkategori dalam important sistemic bank juga akan menarik dana mereka secara besar-besaran, dan keadaan akan semakin parah jika dana itu dilarikan ke luar negeri. Menurut pihak pro bailout ini akan berdampak sistematiak terhadap pertumbuhan ekonomi. Padahal pertumbuhan ekonomi masih bisa berjalan sekitar 4%-5% jika bank century di tutup. BPK menemukan 9 persoalan bank century setelah di marger pada 2001 hingga menerima dana bantuan pemerintah tahun 2008. Angket DPR mengangkat 4 tema besar yaitu proses marger, fasilitas pendanaan jangka pendek, bantuan dana talangan serta aliran dana bank century.
kita hanya bisa menunggu apakah bailout yg diberikan oleh probailout terhadap century bisa digunakan dengan baik oleh century untuk melakukan kegiatan perbankandan, menjadi bank sehat, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Di dalam kasus ini di perlukan kejujuran dan transparansi untuk menyelesaikannya.

...
written by Eva rosdiana dewi_ps3D,january 19,2010, January 19, 2010

assalamualaikum
menurut saya masalah bank century adalah kelalaian pihak yang terkait dan sebagai salah satu contoh kurangnya kinerja yang optimal dalam bidang perekonomian diindonesia yaitu tantang masalah bank century, yang sedang menjadi buah bibir masyarakat indonesia.
saya setuju jika wakil presiden dan menteri keuangan mengundurkan diri untuk sementara dan ini tercantum dalam UUD, karena menurut saya kasus ini dikhawatirkan akan menjatuhakan nama negara kita Yaitu Indonesia, karena kasus ini sudah meluas kemancanegara apalagi kasus ini melibatkan pejabat-pejabat tinggi sampai ke wakil presiden dan menteri keuangan, dan mereka adalah salah satu pondasi negara kita. saya yakin presiden, untuk sementara bisa kerja tanpa adanya wakil presiden.salain itu, dampak lain dalam kasus ini yaitu jika wapres dan menteri keuangan benar - benar terbukti adanya penyelewengan dalam kasus bank century, bisa jadi anggapan masyarakat presiden ikut terlibat dalam kasus ini apalagi SBY-Boediono pasangan kepala negara,akibatnya banyak masyarakat yang berdemo besar-besaran mengenai kasus Century ini,
Kalau tentang adanya pembaikotan atau tidak, menurut saya bank century lebih baik ditutup saja, karena bank tersebut dianggap gagal dan merugikan masyarakat serta meragukan pemikiran masyarakat Indonesia akan bank di
indonesia. Walaupun ditutup tidak akan melarikan para nasabah, akibatnya nasabah akan menyimpan dananya keluar negeri,padahal masih banyak bank- bank indonesia yang bisa dipercaya dan terjamin yaitu BANK MUAMALAT selain itu bank century masih di katagorikan bank kecil dan tidak akan berdampak sistemik.
mudah - mudahan kasus ini secepatnya bisa terungkap dan semuanya dapat diselesaikan dengan kejujuran, dan tidak ada oknum-oknum yang terlindungi dalam kasus century ini, hukum di indonesia harus kita ditegakkan demi membangun Negara yang bersih dan Adil!


...
written by Istiqomah Amalia_PS-3D, January 19, 2010

Asslammualaikum wr. wb.
Belakangan ini Bank Century menjadi bank yang populer dan menjadi buah bibir hampir seluruh lapisan masyarakat di indonesia.
Bukan hanya di Indonesia tapi hal ini juga sudah menjadi sorotan dunia internasional. Karena masalah ini tidak hanya melibatkan staf dari bank tersebut dan pejabat negara saja bahkan wakil presiden dinegara ini pun juga ikut terlibat dalam kasus ini dan bahkan sudah diperiksa oleh "PANSUS" yang dibentuk DPR, sehingga pada akhirnya menyebabkan nama presiden pun ikut terbawa.
Bapak boediono selaku wakil presiden yang saat itu menjabat sebagai Gubernur BI memang harus ikut bertanggung jawab terhadap kebijakan tersebut dan pejabat-pejabat lain seperti Ibu Sri Mulyani, Bapak Buehanuddin abdullah, Ibu Miranda goeltom dan bahkan pejabat tinggi polisi juga dicurigai ikut terlibat dalam kasus ini dan juga pejabat lain yang terkait.
namun.....
Menurut saya, tidak perlu dibailout karena dari awal pembentukan bank Century dari beberapa bank kecil yang bermasalah. Daripada mengeluarkan dana yang percuma, lebih baik kucuran dana tersebut digunakan untuk sektor lain yang lebih penting, seperti subsidi masyarakat.
supaya masalah ini cepat diselesaikan harus dengan segera menyelidiki kemana kucuran dana tersebut, tidak hanya mempermasalahkan sistemik terus. Masih banyak hal lain yang juga penting untuk diselesaikan tidak hanya kasus ini saja. Tentu saja kejujuran dan transparansi oleh semua pihak-lah yang sangat diperlukan dalam masalah ini.


...
written by azizah ulfah hasibuan_PS 3D, January 19, 2010

Bismillahirrahmanirrahiim
Assalamualaikum Wr.Wb
Masalah Bank Century merupakan kasus yang sangat sulit diselesaikan karena melibatkan penguasa dan pengusaha yang punya kekuasaan untuk merubah sesuatu dari yang salah menjadi benar, pembentukan pansus di DPR sendiri akan membutuhkan proses yang lama karena sudah melibatkan bebagai pihak, bahkan orang-orang penting dalam pemerintahan.Tetapi kini kasus Bank Century telah mengarah pada aspek politik dan hal ini sangat menggangu sistem kinerja pemerintah.Bahkan SBY sendiri selaku kepala pemerintahan mulai disorot dan timbul opini bahwa pemilu yang sudah dilaksanakan terkotori dengan munculnya kasus tersebut, yang akhirnya melemahkan sistem pemerintahan yang sekarang mulai berjalan. Masalah penonaktifan Wakil presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani,mungkin hal itu tidak perlu dilakukan sebelum ada bukti yang akurat bahwa mereka juga terlibat dalam skandal century ini dan dinyatakan bersalah. Sebab jika penonaktifan ini sampai terjadi, khawatir dapat mengganggu jalannya sistem pemerintahan saat ini karena keduanya merupakan orang-orang yang berpengaruh dalam pemerintahan.
Dan terkait kasus bailout yang diberikan untuk bank Century saya tidak setuju. Penalangan dana oleh LPS bertujuan untuk menghindari risiko sistemik yang hingga saat ini belum terbukti kebenarannya. Tapi pada kenyataannya bailout ini tidak menyelesaikan masalah bank Century secara tuntas dan jelas karena memang pada dasarnya bank Century merupakan bank yang bermasalah.
Jadi, saya berharap demi terkupasnya masalah ini secara tuntas, pihak-pihak yang memang terlibat di dalamnya agar dapat jujur, toh semuanya sudah terjadi daripada nanti ketahuan hasilnya akan lebih mempermalukan dirinya.
wassalamualaikum wr.wb


...
written by Kurniawati_PS 3D, January 19, 2010

skandal Bank Century yang diduga telah merugikan keuangan negara Rp 6,7 triliun bisa berdampak sistemik, seperti yang diungkapkan oleh Boediono. Soal proses bailout saja misalnya, terlalu banyak versi yang beredar, sehingga sulit bagi masyarakat untuk memahaminya,Hal lain yang juga tidak diperkirakan sebelumnya adalah pengakuan Sri Mulyani kepada Jusuf Kalla, bahwa dirinya ditipu oleh data yang disodorkan Bank Indonesia (BI), sehingga bailout membengkak menjadi Rp 6,7 triliun.padahal seperti yang dipaparkan olehnya bahwa ia hanya bertanggung jawab atas dana sebesar Rp. 630 juta, selebihnya adalah tanggung jawab BI. jika selalu sa;ing lempar tanggung jawab kapan kasus ini akan selesai??? masyarakat butuh kejelasan, dan kejujuran dari para pihak yang terkait oleh alliran dana ini, agar masalah cepat selesai. karena masih banyak masalah lain yang perlu diperhatikan. dan hendaknya para pihak yang terkait didiudukkan dalam suatu ruangan agar tidak melulu terjadi lempar-melempar tanggung jawab.

...
written by Adiba Zahara_PS3D, January 19, 2010

Pendapatan negara yang disebutkan dalam anggaran keuangan
tediri dari berbagai penerimaan yang bermacam-macam yang
dikategorikan di anggaran pendapatan dalam tiga jenis jaitu Pajak,
Penerimaan Negara bukan Pajak (PNBP) dan Hibah. Yang terakhir
jumlahnya sangat kecil dan hampir tidak berperan. Pajak yang paling
penting terdiri dari Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai. Di
banyak negara kedua jenis pajak ini juga merupakan yang paling besar.
PNBP merupakan penerimaan yang tidak termasuk pajak, tetapi dalam
banyak hal beberapa diantaranya tidak banyak berbeda dengan pajak
seperti Penerimaan dari sumber daya alam terutama dari hasil minyak.
Hasil minyak dan gas bumi merupakan hasil dari “bagi hasil” (product
sharing) yang banyak persamaannya dengan pajak; di beberapa negara
penerimaan yang seperti ini terkadang digolongkan sebagai pajak.
Perbedaan yang utama terletak pada jumlah “wajib pajaknya”
yang jumlahnya sangat sedikit bila dibandingkan dengan pembayar Pajak
Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai atau jenis pajak yang lain. Selain
dari pada pajak pendapatan yang termasuk besar adalah PNBP yang
terdiri bermacam jenis pendapatan di luar pajak, pendapatan sumber daya
alam terutama minyak dan gas, retribusi sebagai imbalan jasa diberikan
oleh pemerintah, denda, pendapatan dari penjualan atau penggunaan aset
dan yang lain-lain.
1.7 Pengertian Pajak
Seperti disebutkan sebelumnya pajak merupakan bagian yang
terbesar dari pendapatan negara. Ditinjau dari pembayar pajak, pajak
merupakan beban yang ditimpakan kepada pembayarnya. Dalam
beberapa hal beban tersebut dapat dialihkan kepada pihak lain

...
written by Adiba Zahara_PS3D, January 19, 2010

teeesss...

...
written by Adiba Zahara_PS3D, January 19, 2010

Assalamu’alaikum Wr.Wb
Sebelumnya, saya minta maaf bu di comment sebelumnya ada kesalahan, karena berkali-kali saya coba comment ga bisa2.
Menurut saya, kasus century semakin lama semakin runyam dan tidak menemui titik terang. Pada pemeriksaan mantan-mantan pejabat BI yang dilakukan pansus, mereka lebih banyak menjawab tidak tahu atau melempar kepada orang lain. Pansus pun semakin jauh dari titik terang. Justru banyak kalangan menilai bahwa pansus yang dibentuk hanya sebagai alat memperbaiki wajah DPR yang sudah terlanjur koto, atau mungkin ada kemungkinan politik di dalamnya. Sebenarnya, bukan hanya penggelontoran uang 6,7 triliyun itu saja yang menjadi masalah, tetapi kemana uang itu saat ini juga masih tidak terdeteksi. Yang perlu dilakukan saat ini adalah membuka seterang-terangnya kasus ini, orang-orang yang dimintai keterangan harus jujur dalam kesaksiannya, pansus harus berani dan tegas dan harus benar-benar menjadi wakil rakyat, bukan wakil partai! Impeachment terhadap wapres jangan dulu dilakukan karena terlalu terburu-buru sedangkan wapres belum terbukti bersalah. Sebagai rakyat kita juga harus cermat mengamati kasus ini, jangan sampai pada akhirnya kasus ini mengembang seiring berjalannya waktu.
Wassalamu’alaikum wr.wb


...
written by DIKI PERMANA, January 22, 2010

Pansus Bank cantury telah melakukan tugasnya dengan memanggil beberapa pejabat pemerintah. mulai dari mantan wakil presiden jusuf kalla, wakil presiden boediono, menkeu sri mulyani dan pejabat-pejabat lain yang terlibat. sangat menarik untuk selalu dilihat "interogasi" yang dilakukan pansus kepada "tamu-tamu" yang diundang tersebut,ada ketegangan dan canda tawa disela-sela sidang.

sepakat saya dengan apa yang dikatakan oleh saudara fauzan pratama,bahwasanya "Inti dari penyelesaian kasus ini adalah kejujuran", tapi sayang, di era sekarang ini kejujuran sangatlah langka kita temukan. lihat saja pada persidangan pansus, mereka yang akan di "interogasi" sebelum mulai selalu dilakukan sumpah dengan kitab suci. sampai pada persidangan yang nengundang menkeu sri mulyani, Wakil ketua pansus century mahfuz shidiq (F-PKS) menyampaikan kegelisahannya, mereka yang telah melakukan sumpah, hendaknya memang dengan jujur menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disampiakan pansus.
memang, sampai kapanpun dan siapapun yang diundang, kasus ini tidak akan pernah terungkap jika mereka terus melakukan pembohongan.

JUJURLAH, KARENA KEJUJURAN, SIFAT MANUSIA BERBUDI LUHUR!!!

wasslm

...
written by Yaman hizas_ps3d, January 22, 2010

kejujuran itu penting, karena dengan kejujuran fakta bisa terungkap, apa sebenarnya yang terjadi pada kasus bank century.
ada tidak ya, pimpinan dan anggota pansus bank century yang bisa membaca body leanguage(bahasa tubuh), kan klo ada mudah saja untuk mengetahui siapa yang jujur dan berbohong saat menjawab pertanyaan dari pansus.
ya coba saja kita panggilkan ahli yang bisa body leanguage, mungkin kasus ini bisa cepat terungkap. betul tidak???


...
written by DIKI PERMANA_PS3D ( edisi revisi ), January 22, 2010

KELASNYA LUPA, PS 3 D


...
written by Yoga Aditya Herlambang_ PS 3D, February 01, 2010

Tes.. Tes.. Bisa masuk gak sih??


...
written by agus, February 08, 2010

Assalamualaikum wr.wb,,,,,,,
Kini bank century menjadi perbincangan setiap orang…karena sebagai permasalahn nagara..
Sejak awal dengan adanya pembentukan bank century sudah terlihat bahwa bank century sebagai bank yang permasalah..di lihat dari track recordnya dan pengelolah tiga bank yang di merger tadi sampai ke pemilik dan pengelolah bank century yang tidak lolos fit and proprert test,,,,tetapi mengapa pemerintah masih ingin menyelamat kan kasus yang sedang di alami bank century…
Saya setuju dengan apa yang di katakan oleh Kwik Kian Gie..
Karena tidak pantas saja bank sekecil bank century di berikan dana talangan sebesar 6,7 Triliyun,,,hanya untuk menyelamatkan risiko sistemik dunia perbankan,,, karna sudah jelas bank century sebagai bank yang bermasalah,,,
dan bank century hanya memiliki aset 14 Triliyun yang tidak akan memberikan dampak yang terlalu jauh...
dibandingkan denganmemberikan dana talangan seprti yang terjadi saat ini,,,,SAATNY kalau ingt mendapatkan hasil yang jelas budiono,srimulyani harus diberehentikan untuk sementara.....kssk
kita doakan orang yang bersalah secara tidak sadar lidahnya yang sejjrnya

...
written by Zaini Firdaos (PS 3 B Non Reguler), February 16, 2010

menurut saya tentang kasus bank century ini karena ketidakprofesionalnya kerja BI, Gubernur BI, Dan Mentri Keuangan dalam pengawasan terhadap marger 3 bank menjadi bank century jelas2 bank ini dari awalnya bermasalah.. Seharusnya Sebelum Melakukan Pengucuran Dana tersebut dilakukan peninjauan kembali dalam kegiatan Bank Centuary tersebut..

Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
busy
 
< Prev   Next >

JOIN US

 CIRTIE Bookshop menyediakan layanan jual referensi ekonomi syariah berupa buku lokal dan import, jurnal, dan kumpulan-kumpulan artikel dalam bentuk CD. (selengkapnya)

 Hadirnya English Training & Counseling – Program Pelatihan Singkat, Tepat, Padat dan Asyik ini merupakan suatu cara yang sangat mengena di hati Anda semua. (selengkapnya)