PROFIL KAMI
| JAKARTA INTERNATIONAL SCHOLAR FOUNDATIONTuesday, 04 November 2008 | santany Selengkapnya |
|
LANGUANGESCIRTIE TRAININGCIRTIE menyelenggarakan berbagai pelatihan Ekonomi dan Keuangan Syariah, antara lain: Islamic Accounting, Islamic Banking for Microfinance, Introduction to Fiqh Muamalat, Expansion of Fiqh Muamalat & All about Islamic Economics. Oleh karena itu, kami mengundang kepada Bapak/Ibu untuk dapat mengirimkan utusan/peserta pada pelatihan yang akan kami selenggarakan. Demikian undangan ini disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi sdr .Irawati, di 021-7418929 atau di 021-94887741. ARTIKEL ISLAM
|
SALAM DIREKTUR
INFORMATION
Who's OnlineKOMENTAR ANDADownloadBrosur Program Training(Brosur) Tidak Sulit Membangun Ekonomi Syariah di Indonesia (Artikel) Bahasa Iklan Islamic Economics (Laporan Kegiatan) Laporan Training Akutansi Bank Syariah (Laporan Kegiatan) UU 19 Tahun 2008 Surga Syariah (Regulasi) Pedoman Pengawasan Syariah (Regulasi) UU 21 2008 Perbankan Syariah (Regulasi) PP No. 39 Tahun 2005 (LPAS SYARIAH) (Regulasi) BAPEPAM Peraturan Lembaga Pembiayaan (Regulasi) Katalog Daftar Harga Buku (info Buku) LINKSPengunjung
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
CIRTIE Bookshop menyediakan layanan jual referensi ekonomi syariah berupa buku lokal dan import, jurnal, dan kumpulan-kumpulan artikel dalam bentuk CD. (selengkapnya)
Hadirnya English Training & Counseling – Program Pelatihan Singkat, Tepat, Padat dan Asyik ini merupakan suatu cara yang sangat mengena di hati Anda semua. (selengkapnya)




SEMARANG -- Menjadi pengusaha rupanya belum menjadi pilihan utama para lulusan perguruan tinggi di Indonesia. Populasi wirausaha di negeri ini dinilai masih terbilang rendah bila dibandingkan negara-negara tetangga. Menteri Negara Koperasi dan UKM, Syariefudin Hasan, mengungkapkan jumlah wira usaha baru di Indonesia hanya sekitar 400 ribu orang atau 0,18 persen dari populasi penduduk yang mencapai 200 juta jiwa. ''Idealnya, jumlah wira usaha mencapai dua persen atau 4,8 juta orang,'' ungkapnya di Semarang, kemarin seperti dikutip



