|
JAKARTA--Industri perbankan syariah akan semakin diramaikan dengan sejumlah pelaku baru di tahun 2010 ini. Sumber daya manusia (SDM) pun menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam pengembangan industri perbankan syariah. Kepala Divisi Syariah BNI, Rizqullah, mengatakan dalam menyiapkan spin off UUS BNI menjadi bank umum syariah, SDM menjadi salah satu kunci penting karena itu pihaknya pun telah melakukan sosialisasi bertahap kepada pegawai mengenai rencana tersebut. "Alhamdulillah setelah sosialisasi bertahap dari seluruh pegawai tidak sampai 5 persen yang enggan bergabung karena ada yang masuk masa pensiun, mengurus keluarga atau pindah ke bank syariah lain. Sementara 95 persen pegawai bersedia turut serta mengembangkan BNI Syariah,” ujar Rizqullah dalam Human Resources Syariah Summit 2010 di Hotel Aryaduta, Rabu (13/1).
Tercatat, saat ini terdapat 700 pegawai UUS BNI. Untuk ke depannya, tambah dia, BNI masih membutuhkan SDM sekitar 60 orang. Saat ini, jelas Rizqullah, pihaknya pun telah melakukan perekrutan SDM baru dan sedang dalam proses pematangan. "Dalam perekrutan SDM BNI mengambil dari perbankan konvensional yang kemudian dilakukan perubahan paradigma, serta melakukan perekrutan SDM baru. Perekrutan dari bank syariah lain menjadi pilihan terakhir," kata dia. UUS BNI ditargetkan menyelesaikan spin off-nya menjadi BUS di tahun ini. Proses spin off tersebut kini masih menunggu izin operasional dari BI. Tercatat di akhir 2009, UUS BNI memiliki aset Rp 4,8 triliun, dana pihak ketiga Rp 4,2 triliun, pembiayaan Rp 3,3 triliun, dan laba kotor Rp 157 miliar. SUMBER:www.republika.co.id/berita/100912/spin_bni_syariah_perlu_tambahan_60_sdm
| Comments () >> |
 |
|